Sabtu, 24 Agustus 2019

MAKALAH AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK


AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK
TUGAS PKKMB FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

  Hasil gambar untuk logo feb unsika terbaru
    


                Oleh:
        Vivi Nur Alfaeni  (1910631030226)



 JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
          TAHUN 2019  

























BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Dalam dunia modern sekarang ini peranan akuntansi manajemen sektor publik dalam memajukan peranan suatu negara sangatlah besar, hampir semua sektor yang berhubungan dengan berbagai kegiatan keuangan selalu membutuhkan akuntansi manajemen sektor publik. Oleh karena itu, saat ini dan masa mendatang, kita tidak akan lepas dari dunia akuntansi manajemen sektor publik jika hendak menjalankan aktivitas keuangan.
Begitupun pentingnya dunia akuntansi dalam manajemen sektor publik sehingga anggapan bahwa akuntansi dalam manajemen sektor publik merupakan nyawa untuk menggerakkan perusahaan khususnya dibidang keuangan.

A.    Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud akuntansi sebagai alat perencanaan organisasi?
2.      Apa yang dimaksud akuntansi sebagai alat pengendalian organisasi?
3.      Bagaimana proses perencanaan dan pengendalian manajerial organisasi sektor publik?
4.      Apa peran akuntansi manajemen sektor publik?

B.     Tujuan
1.      Untuk mengetahui akuntansi sebagai alat perencanaan organisasi.
2.      Untuk mengetahui akuntansi sebagai alat pengendalian organisasi.
3.      Untuk mengetahui proses perencanaan dan pengendalian manajerial organisasi sektor publik.
4.      Untuk mengetahui peran akuntansi manajemen sektor publik
















BAB II
PEMBAHASAN

Peran utama akuntansi manajem sektor publik adalah menyediakan informasi akuntansi yang akan digunakan oleh manager publik dalam melakukan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Institute of management accountants (1981) mendefinisikan, pengukuran, pengakumulasian, penganalisaan, penyiapan, penginterpretasian, dan pengkomunikasian informasi finansial yang digunakan oleh manajemen untuk perencanaan, evaluasi, dan pengendalian organisasi serta untuk menjamin bahwa sumber daya digunakan secara tepat dan akuntabel. Chartered Institute of Management Accountants (1994) dalam jones dan pandlebury (1996) membuat definisi lebih luas daripada definisi yang dikeluarkan oleh Institute of Management Accountants, terutama dalam hal luas informasi yang diberikan. Chartered Institute of Management Accountants mendefinisikan akuntansi manajemen sebagai suatu bagian integral dari manajemen yang terkait dengan pengidentifikasian, penyajian, dan penginterpretasian informasi yang digunakan untuk:

  1. Perumusan strategi
  2. Perencanaan dan pengendalian aktivitas
  3. Pengambilan keputusan
  4. Pengoptimalan penggunanaan sumber daya
  5. Pengungkapan (disclosure) kepada shareholder dan pihak luar organisasi
  6. Pengungkapan kepada karyawan
  7. Perlindungan aset

A.    AKUNTANSI SEBAGAI ALAT PERENCANAAN ORGANISASI
     Perencanaa merupakan cara organisasi menetapkan tujuan dan sasaran organisasi. Perencanaan meliputi aktivitas yang sifatnya strategi, taktis dan melibatkan aspek operasional. Proses perencanaan juga melibatkan aspek perilaku yaitu partisipasi dalam pengembangan sistem perencanaan, penetapan tujuan dan pemilihan alat yang paling tepat memonitor perkembangan pencapaian tujuan.
Informasi akuntansi sebagai alat perencanaan pada dasarnya dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu:
1.      Informasi sifatnya rutin ataukah ad hoc
2.      Informasi kuantitatif ataukah kualitatif
3.      Informasi disampaikan melalui saluran formal ataukah informal
B.     AKUNTANSI SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN ORGANISASI
Pola pengendalian tiap organisasi berbeda-beda tergantung pada jenis dan karakteristik organisasi. Organisasi bisnis karna sifatnya berorientasi pada perolehan laba, maka alat pengendaliannya lebih banyak bertumpu pada mekanisme negosiasi (negotiated bargain), meskipun hal tersebut bervariasi untuk tiap organisasi dan tingkatan manajemen. Organisasi sektor publik karena sifatnya tidak mengejar laba serta adanya pengaruh politik yang besar, maka alat pengendaliannya lebih banyak berupa peraturan birokrasi. Pengendalian organisasi adalah terkait dengan pengintegrasian aktivitas fungsional ke dalam sistem organisasi secara keseluruhan. Akuntansi manajemen memiliki peran utama dalam pengendalian organisasi yaitu mengkuantifikasikan keseluruhan kinerja terutama dalam ukuran moneter.
C.     PROSES PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN SEKTOR PUBLIK
Perancanaan dan pengendalian merupakan suatu proses yang membentuk suatu siklus, sehingga satu tahap akan terkait dengan tahap yang lain dan terintegrasi dalam satu organisasi . Jones dan Pendlebury (1996) membagi proses perencanaan dan pengendalian manajerial pada organisasi sektor publik menjadi lima tahap, yaitu:
1.      Perencanaan tujuan dan sasaran dasar
2.      Perencanaan operasional
3.      Penganggaran
4.      Pengendalian dan pengukuran
5.      Pelaporan, analisis dan umpan balik
D.    PERAN AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK
Peran utama akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik adalah memberikan informasi akuntansi yang relevan dan handal kepada manajer untuk melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Peran akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik meliputi:

1.      Perencanaan strategik
Pada tahap perencanaan strategi, manajemen organisasi membuat alternatif-alternatif program yang dapat mendukung strategi organisasi. Peran akuntansi manajemen adalah memberikan informasi untuk menentukan berapa biaya program (cost of program) dan berapa biaya suatu aktivitas (cost of activity), sehingga berdasarkan informasi akuntansi tersebut manager dapat menentukan berapa anggaran yang dibutuhkan dikaitkan dengan sumber daya yang dimiliki.
                              Untuk memberikan jaminan dialokasinya sumber daya input secara ekonomis, efisien, dan efektif, maka diperlukan informasi akuntansi manajemen yang akurat, relevan dan handal untuk menghitung besarnya biaya program, aktivitas, atau proyek.
a.       Pemberian informasi biaya
Biaya (cost) dalam konteks organisasi sektor publik dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu:
1)      Biaya input
2)      Biaya output
3)      Biaya proses
Proses penentuan biaya meliputi lima aktivitas, yaitu:
a)      Cost finding
b)      Cost recording
c)      Cost analyzing
d)     Strategic cost management
e)      Cost reporting
b.      Penilaian investasi
Akuntansi manajemen diperlukan dalam penilaian investasi karena untuk dapat menilai investasi diperlukan identifikasi biaya, risiko, dan manfaat atau keuntungan dari suatu investasi.
Penilaian investasi di sektor publik pada dasarnya lebih rumit dibandingkan dengan di sektor swasta. Teknik-teknik penilaian investasi yang digunakan pada sektor swasta di desain untuk organisasi yang berorientasi pada laba. Sementara organisasi publik merupakan organisasi yang tidak berorientasi pada upaya mengejar laba.
Penilaian investasi dalam organisasi publik dilakukan dengan menggunakan analisis biaya manfaat. Menentukan biaya sosial dan manfaat sosial dalam satuan moneter sulit dilakukan. Oleh karena itu, penilaian investasi dengan menggunakan analisis biaya manfaat disektor publik sulit dilaksanakan. Untuk memudahkan, digunakan analisis efektivitas biaya yang menekankan seberapa besar dampak yang dicapai dari suatu proyek atau investasi dengan biaya tertentu.
C.     Penganggaran
Akuntansi manajemen memainkan peran yang vital dalam proses pemilihan program, penentuan biaya program, dan penganggaran. Akuntansi manajemen berbicara tentang perencanaan dan pengendalian, sedangkan salah satu fungsi anggaran adalah untuk perencanaan dan pengendalian. Terkait dengan tiga fungsi anggaran, yaitu sebagai alat alokasi sumber daya publik, alat distribusi, dan stabilisasi, maka akuntansi manajemen merupakan alat yang vital untuk proses mengalokasikan dan mendistribusikan sumber dana publik secara ekonomis, efisien, efektif, adil, dan merata.
D.    Penentuan biaya pelayanan dan penentuan tarif pelayanan
Akuntansi manajemen digunakan untuk menentukan berapa biaya yang dikeluarkan untuk memberikan pelayanan tertentu dan berapa tarif yang akan dibebankan kepada pemakai jasa pelayanan publik, termasuk menghitung subsidi yang diberikan. Penentuan biaya pelayanan dan penentuan tarif pelayanan merupakan satu rangkaian yang keduanya sama-sama membutuhkan informasi akuntansi.
E.     Penilaian kinerja
Penilaian kinerja dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam tahap penilaian kinerja, akuntansi manajemen berperan dalam pembuatan indikator kinerja kunci dan satuan ukur untuk masing-masing aktivitas yang dilakukan.






BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Akuntansi manajemen sektor publik memiliki kaitan yang erat dengan sistem pengendalian manajemen sektor publik. Sistem pengendalian sektor publik mempunyai dua komponen yaitu proses pengendalian manajemen dan struktur pengendalian manajemen. Proses pengendalian manajemen melibatkan beberapa aktivitas, yaitu perencanaan, koordinasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan, motivasi, pengendalian, dan penilaian kerja. Akuntansi manajemen sektor publik berfungsi sebagai penyedia informasi untuk pengambilan keputusan ekonomi, sosial dan politik. Akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik berperan untuk merencanakan strategi, memberikan informasi biaya, penilaian investasi, penganggaran, penentuan biaya pelayan, dan tarif layanan.










DAFTAR PUSTAKA

Mardiasmo. 2002. Akuntansi sektor publik. ANDI: Yogyakarta.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar