AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR
PUBLIK
TUGAS PKKMB FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

Oleh:
Vivi Nur Alfaeni (1910631030226)
UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
TAHUN 2019
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Dalam
dunia modern sekarang ini peranan akuntansi manajemen sektor publik dalam
memajukan peranan suatu negara sangatlah besar, hampir semua sektor yang
berhubungan dengan berbagai kegiatan keuangan selalu membutuhkan akuntansi
manajemen sektor publik. Oleh karena itu, saat ini dan masa mendatang, kita
tidak akan lepas dari dunia akuntansi manajemen sektor publik jika hendak
menjalankan aktivitas keuangan.
Begitupun
pentingnya dunia akuntansi dalam manajemen sektor publik sehingga anggapan
bahwa akuntansi dalam manajemen sektor publik merupakan nyawa untuk
menggerakkan perusahaan khususnya dibidang keuangan.
A.
Rumusan Masalah
1.
Apa yang dimaksud akuntansi
sebagai alat perencanaan organisasi?
2.
Apa yang dimaksud akuntansi sebagai
alat pengendalian organisasi?
3.
Bagaimana proses perencanaan dan
pengendalian manajerial organisasi sektor publik?
4.
Apa peran akuntansi manajemen
sektor publik?
B.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui akuntansi sebagai
alat perencanaan organisasi.
2.
Untuk mengetahui akuntansi sebagai
alat pengendalian organisasi.
3.
Untuk mengetahui proses
perencanaan dan pengendalian manajerial organisasi sektor publik.
4.
Untuk mengetahui peran akuntansi
manajemen sektor publik
BAB II
PEMBAHASAN
Peran
utama akuntansi manajem sektor publik adalah menyediakan informasi akuntansi
yang akan digunakan oleh manager publik dalam melakukan fungsi perencanaan dan
pengendalian organisasi. Institute of
management accountants (1981) mendefinisikan, pengukuran, pengakumulasian,
penganalisaan, penyiapan, penginterpretasian, dan pengkomunikasian informasi
finansial yang digunakan oleh manajemen untuk perencanaan, evaluasi, dan pengendalian
organisasi serta untuk menjamin bahwa sumber daya digunakan secara tepat dan
akuntabel. Chartered Institute of
Management Accountants (1994) dalam jones dan pandlebury (1996) membuat
definisi lebih luas daripada definisi yang dikeluarkan oleh Institute of Management Accountants,
terutama dalam hal luas informasi yang diberikan. Chartered Institute of Management Accountants mendefinisikan
akuntansi manajemen sebagai suatu bagian integral dari manajemen yang terkait
dengan pengidentifikasian, penyajian, dan penginterpretasian informasi yang
digunakan untuk:
- Perumusan strategi
- Perencanaan dan pengendalian aktivitas
- Pengambilan keputusan
- Pengoptimalan penggunanaan sumber daya
- Pengungkapan (disclosure)
kepada shareholder dan pihak
luar organisasi
- Pengungkapan kepada karyawan
- Perlindungan aset
A.
AKUNTANSI SEBAGAI ALAT PERENCANAAN
ORGANISASI
Perencanaa merupakan cara organisasi
menetapkan tujuan dan sasaran organisasi. Perencanaan meliputi aktivitas yang
sifatnya strategi, taktis dan melibatkan aspek operasional. Proses perencanaan
juga melibatkan aspek perilaku yaitu partisipasi dalam pengembangan sistem perencanaan,
penetapan tujuan dan pemilihan alat yang paling tepat memonitor perkembangan
pencapaian tujuan.
Informasi
akuntansi sebagai alat perencanaan pada dasarnya dapat dibedakan menjadi tiga
kelompok, yaitu:
1.
Informasi sifatnya rutin ataukah ad hoc
2.
Informasi kuantitatif ataukah
kualitatif
3.
Informasi disampaikan melalui
saluran formal ataukah informal
B.
AKUNTANSI SEBAGAI ALAT
PENGENDALIAN ORGANISASI
Pola pengendalian tiap
organisasi berbeda-beda tergantung pada jenis dan karakteristik organisasi.
Organisasi bisnis karna sifatnya berorientasi pada perolehan laba, maka alat
pengendaliannya lebih banyak bertumpu pada mekanisme negosiasi (negotiated bargain), meskipun hal
tersebut bervariasi untuk tiap organisasi dan tingkatan manajemen. Organisasi
sektor publik karena sifatnya tidak mengejar laba serta adanya pengaruh politik
yang besar, maka alat pengendaliannya lebih banyak berupa peraturan birokrasi. Pengendalian
organisasi adalah terkait dengan pengintegrasian aktivitas fungsional ke dalam
sistem organisasi secara keseluruhan. Akuntansi manajemen memiliki peran utama
dalam pengendalian organisasi yaitu mengkuantifikasikan keseluruhan kinerja
terutama dalam ukuran moneter.
C.
PROSES PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN
SEKTOR PUBLIK
Perancanaan dan pengendalian
merupakan suatu proses yang membentuk suatu siklus, sehingga satu tahap akan
terkait dengan tahap yang lain dan terintegrasi dalam satu organisasi . Jones
dan Pendlebury (1996) membagi proses perencanaan dan pengendalian manajerial
pada organisasi sektor publik menjadi lima tahap, yaitu:
1.
Perencanaan tujuan dan sasaran
dasar
2.
Perencanaan operasional
3.
Penganggaran
4.
Pengendalian dan pengukuran
5.
Pelaporan, analisis dan umpan
balik
D.
PERAN AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR
PUBLIK
Peran utama akuntansi
manajemen dalam organisasi sektor publik adalah memberikan informasi akuntansi
yang relevan dan handal kepada manajer untuk melaksanakan fungsi perencanaan
dan pengendalian organisasi. Peran akuntansi manajemen dalam organisasi sektor
publik meliputi:
1.
Perencanaan strategik
Pada tahap perencanaan
strategi, manajemen organisasi membuat alternatif-alternatif program yang dapat
mendukung strategi organisasi. Peran akuntansi manajemen adalah memberikan
informasi untuk menentukan berapa biaya program (cost of program) dan berapa biaya suatu aktivitas (cost of activity), sehingga berdasarkan
informasi akuntansi tersebut manager dapat menentukan berapa anggaran yang
dibutuhkan dikaitkan dengan sumber daya yang dimiliki.
Untuk
memberikan jaminan dialokasinya sumber daya input secara ekonomis, efisien, dan
efektif, maka diperlukan informasi akuntansi manajemen yang akurat, relevan dan
handal untuk menghitung besarnya biaya program, aktivitas, atau proyek.
a.
Pemberian informasi biaya
Biaya
(cost) dalam konteks organisasi
sektor publik dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu:
1)
Biaya input
2)
Biaya output
3)
Biaya proses
Proses penentuan biaya meliputi lima
aktivitas, yaitu:
a)
Cost finding
b)
Cost recording
c)
Cost analyzing
d)
Strategic cost management
e)
Cost reporting
b.
Penilaian investasi
Akuntansi manajemen
diperlukan dalam penilaian investasi karena untuk dapat menilai investasi
diperlukan identifikasi biaya, risiko, dan manfaat atau keuntungan dari suatu
investasi.
Penilaian investasi di sektor publik pada
dasarnya lebih rumit dibandingkan dengan di sektor swasta. Teknik-teknik
penilaian investasi yang digunakan pada sektor swasta di desain untuk
organisasi yang berorientasi pada laba. Sementara organisasi publik merupakan
organisasi yang tidak berorientasi pada upaya mengejar laba.
Penilaian investasi dalam
organisasi publik dilakukan dengan menggunakan analisis biaya manfaat.
Menentukan biaya sosial dan manfaat sosial dalam satuan moneter sulit
dilakukan. Oleh karena itu, penilaian investasi dengan menggunakan analisis
biaya manfaat disektor publik sulit dilaksanakan. Untuk memudahkan, digunakan
analisis efektivitas biaya yang menekankan seberapa besar dampak yang dicapai
dari suatu proyek atau investasi dengan biaya tertentu.
C.
Penganggaran
Akuntansi manajemen
memainkan peran yang vital dalam proses pemilihan program, penentuan biaya
program, dan penganggaran. Akuntansi manajemen berbicara tentang perencanaan
dan pengendalian, sedangkan salah satu fungsi anggaran adalah untuk perencanaan
dan pengendalian. Terkait dengan tiga fungsi anggaran, yaitu sebagai alat
alokasi sumber daya publik, alat distribusi, dan stabilisasi, maka akuntansi
manajemen merupakan alat yang vital untuk proses mengalokasikan dan
mendistribusikan sumber dana publik secara ekonomis, efisien, efektif, adil,
dan merata.
D.
Penentuan biaya pelayanan dan
penentuan tarif pelayanan
Akuntansi
manajemen digunakan untuk menentukan berapa biaya yang dikeluarkan untuk
memberikan pelayanan tertentu dan berapa tarif yang akan dibebankan kepada
pemakai jasa pelayanan publik, termasuk menghitung subsidi yang diberikan.
Penentuan biaya pelayanan dan penentuan tarif pelayanan merupakan satu
rangkaian yang keduanya sama-sama membutuhkan informasi akuntansi.
E.
Penilaian kinerja
Penilaian
kinerja dilakukan untuk mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas organisasi
dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam tahap penilaian kinerja,
akuntansi manajemen berperan dalam pembuatan indikator kinerja kunci dan satuan
ukur untuk masing-masing aktivitas yang dilakukan.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Akuntansi
manajemen sektor publik memiliki kaitan yang erat dengan sistem pengendalian
manajemen sektor publik. Sistem pengendalian sektor publik mempunyai dua
komponen yaitu proses pengendalian manajemen dan struktur pengendalian
manajemen. Proses pengendalian manajemen melibatkan beberapa aktivitas, yaitu
perencanaan, koordinasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan, motivasi,
pengendalian, dan penilaian kerja. Akuntansi manajemen sektor publik berfungsi
sebagai penyedia informasi untuk pengambilan keputusan ekonomi, sosial dan
politik. Akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik berperan untuk
merencanakan strategi, memberikan informasi biaya, penilaian investasi,
penganggaran, penentuan biaya pelayan, dan tarif layanan.
DAFTAR
PUSTAKA
Mardiasmo. 2002. Akuntansi sektor publik. ANDI:
Yogyakarta.